Senin, 14 September 2015

cinta itu misteri,,, Cinta itu akan datang dengan sendirinya dan mungkin kita bakalan jatuh cinta sama orang yang ga kikta duga sebelumnya.. ya gue percaya sama kata" itu. karena memenag gue bener" ngerasaain hal itu terjadi dalam hidup gue :')

semua cerita ini berawal saat pertama kali gue masuk kuliah, kebetulan gue kuliah di salah satu universitas swasta, dijurusan gue itu sekelas awalnya hanya ada 33 orang deh *dikit banget kan ya ? :'( dan anak cowoknya tuh cuma 11 orang deh, dan diantar 11 orang itu ada salah seorang cowok yang emang sangat menyedot perhatian gue, kenapa bisa begitu ? ya karena orangnya tuh beda banget banget perawakanya tinggi, bodynya pas lah dan. tampangnya tuh cuek & super ngeselin gitu wkwkkw 

dan selama gue kuliah gue ga pernah yang namanya ngobrol sama dia, ibarat kata mah ya kaya orang ga kenal gitu -_- ahahaha habis awalnya gue males banget sama dia jutek banget orangnya dan kalo ngomong suka ngeselin gitu, apalagi kalo bercanda kadang dia niatnya mau ngelucu tapi malah nyelekit itu kata"nya...

langsung masuk ke intinya aja yaaa :D

Mei 2013
itu awal gue deket sama dia ? pasti lo semua bingung kok bisa deket ? gimana caranya ? kan ngobrol aja ga pernah ? -_- jangankan lo gue sendiri aja bingung kok bisa :D yaaa mungkin ini takdir yah ahahha
dibulan ini kita mulai intens deket yaa sering chattingan gitu di jejaring sosial karena sampe 9 bulan kuliah bareng dia gue gapunya nomer dia dan gitupun sebaliknya. kebetulan pas bulan ini dia tuh jarang banget ngmpus gitu, jadi yaa walnya dia speak" buat nanyain tugas gitu dan berlanjut deh disaat kita mulai intens tbtb percakapan kita berlanjut ga hanya ngomongin tugas tapi ngomongin yang lain ahahha dan pernah ddia bilang suka sama gue dan disitu gue ga percaya, gue ga percaya kok bisa dia suka sama gue sedangkan kita dikampus aja ga pernah yang namanya ngobrol dan mulai deket aja baru" sekarang -_- 

Minggu, 13 September 2015

Kamu......

Kamu
seseorang yang mampu membuatku jatuh, ya jatuh hati ssejak pandangan pertama, iyaaa hanya  kamu sosok yang selalu aku perhatiakn disela – sela jam kosong di kelas..
Kamu…
Seseorang yang mampu membuatku malu untuk menyapa dan menegurmu karena aku tak mampu bertatapan langsung  dengan matamu.
Kamu
 satu kata yang selalu ada dan terlintas dipikiran maupun alam bawah sadarku.. iya kamu seseorang yang selalu aku bangga – banggakan
kamu seseorang  mampu membuatku terbang setinggi – tingginya dan  kamu juga yang mampu membuat aku terjatuh  seketika
Hanya Kamu iyaaa hanya kamu….

                Entah aku mulai dari mana untuk dapat mendefinisikan tentang sosok mu, sosok yang mampu membuatku merasakan sebuah perasaan yang aneh, perasaan yang tak mampu aku definisikan…
                Dia seorang pria berbadan tegap yang memiliki tinggi sekitar 175 cm berkulit sawo matang , berambut hitam dan cepak yeng memiliki sikap dingin, yaaa mungkin itu yang pertama kali orang katakana ketika mengenalnya. Awal pertama kali ku mengenalnya ketika beberapa tahun yang lalu aku mulai berkuliah di universitas swasta yang ada di bekasi dan akupun satu jurusan dengannya. Di awal masuk kuliah aku melihat seorang pria berbadan tegap memakai kemeja kotak” dengan ransel selempang dipinggirnya,..didalam hatiku berkata siapa ? siapa dia ? …
                walaupun aku sekelas dengannya tak pernah ada sedikitpun perkataan yang terucap antar kita berdua, kita tak pernah saling sapa atau sebatai “hai” .  mangapa ? mungkin karena aku sendiri yang tak mampu untuk memulai percakapan antar kita berdua…. Aku malu yaa benar aku malu terhadapnya…
Sudah satu semester kita lalui bersama tapi tetep saja tetap saja tidak ada perubahan, ya tetap saja tidak ada keberanian untuk ku dapat mengenalnya, aku takut, aku takut ia tidak mau berteman denganku, selama itu aku hanya bias mencuri – curi pandang terhadapnya. Hanya bias mengagumi sosoknya dari kejauhan. Setelah beberapa lama dalam sebuah obrolan dikelas kamipun berbicara ya, dan terlihat dia orang yang dingin dan tak mengasyikan yaa bias dibilang sombong dan perkataanya itu kadang menyakitkan,, ya walaupun aku tau mungkin dia hanya bercanda. Sejak saat itu tanpa aku sadari aku berkata kepada temanku “ ih gila tuh cowok ngomongnya nyelekit banget ! ga mau deh gur deket- deket sama dia !”.
Selama aku mengenalnya beberapa bulan itu jangankan memiliki nomer hpnya, bertegur sapa pun tak pernah. Pernah aku iseng ngeadd akun facebooknya dan akupun diACC olehnya… akupun mecari tau dirinya untuk pertama kali hingga akhirnya aku tau dia sudah memiliki seorang kekasih. Perasaanku sakit setelah tau hal itu, dan aku pernah memberanikan diri ngechat di akun facebooknya tapi dia hanya membalasnya dengan singkat, aaaah aku pun merasa memang ga akan mungkin aku akan bias deket dengannya.
Tapi semuanya berbalik pada saat semester 2 aku mulai berkomunikasi dengannya yaa pastinya dengan bantuan jejaring social “facebook” diawali dengan mananyakan tugas- tugas perkuliahan dsb, walaupun kita sangat jarang melakukannya. Walupun kita berkomunikasi di facebook tapi dalam dunia nyata yaa dikelas tetap saja kita saling diam.. makin lama kita makin intens berkomunikasi di media social dengan membahas perkara tugas kuliah. Tapi walaupun begitu aku sangat senang.
April…
bulan dimana aku tak dapat melihat sosoknya hadir dikelas, dia kemana ? kenapa dia tak masuk hari ini. Hatiku nertanya-tanya… beberapa hari dia tak masuk. Hingga akhirnya dia pun kembali  masuk kelas dan akupun senang karena aku bias memandanginya dari kejauhan… tapi tetap saja aku belum ada keberanian untuk dapat menghampirinya, mengobrol dengannya secara nyata tak hanya sebatas yang kami lakukan di media social.
Mei
Awal bulan dimana aku tak dapat melihat kehadiranya dikelas, sudah beberapoa hari iya tak masuk kelas.. aku sedih dibuatnya.. sudah 3 hari iya tak masuk kuliah.
Pada hari kamis iyapun masuk kembali dengan menggunakan kemeja kotak- kotak berwarna biru dan ketika berlangsung iya duduk tepat dibelakang aku. Disitu aku memberanikan diri bertanya dan meminta alamat twitternya diapun menuliskan nama twitternya di bukuku, yang sampai saat ini tulisan itu masih aku simpan dengan baik. Dan aku tak menyangka hari itu adalah hari terakhir aku dapat melihatnya di kelas. Karena setelah itu iya kembali tidak pernah masuk kuliah, setelah beberapa hari berlalu  Pas malam tiba aku membuka facebook dan ternyata dia pun sedang online. Aku pun memberanikan diri untuk memulai obrolan untuk pertama kali denganya. Aku pun mengatakan “ hai, kemana saja kok kamu ga masuk si udah beberapa  hari “ dan iya pun menjawab” iyaaaa ni lagi ada urusan”, “oh iyaa masuk loh ada yang nanyai tuh bu guru agama “ kataku dan iyapun menjawab “iyaa nanti gue masuk”
Setelah kejadian itu esoknya aku menunggu kehadiranya lagi dikelas tapi ? tetap saja dia tidak datang.  Seminggupun berlalu akupun membuka facebook lagi dan melihatnya sedang online, akupun mengechatnya kembali dan berkata hei kemana aja udah seminggu ga masuk ? dia menjawab iyaa gue lagi ada urusan ni belum selesai”, ibu agama nanyain elu mulu, elu ga pernah masuk ? dia kangen sama lu,, kataku kepadanya padahal andai dia tau sebenernya aku yang merasakan itu. Dan diapun berkata “ tanggung gue seminggu lagi aja ga masuk kan pas tuh jadi 2 mingguan” bilang aja gue kebali gitu. Katanya. Dua minggu pun berlalu dan akupun tak melihat kehadirfanya di kelas. Akupun terus memberanikan diri menanyakanya melalui facebook karena memang aku tak mempunyai nomer ponselnya.  Semenjak itu kami mulai intens untuk berkomunikasi.
Masih dibulan yang sama dan dengan cara yang sama akupun berkomunikasi dengannya dan kamipun bertukar nomerponsel dengannya dan kamipun semakin dekat… disitu aku merasa tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi yaa dengan kedekatan kami yang memang sudah lama aku harapkan. Setiap hari kami berkomunikasi hingga tepatnya pada akhir mei tepatnya jam 5 pagi  aku mendapatkan kabar bahwa dia pergi untuk mengikuti pendidikan di bali. Disitu aku sangat sedih dan tanpa terasa air mataku tumpah ketika aku membaca smsnya itu aku kecewa mengapa dia tak mengatakan akan kepergianya itu sebelumnya, kenapa ketika aku sudah tertidur ia baru mengatakanya dan berpamitan kepadaku..

Hari- hariku lalui tanpa dirinya yaa tanpa ada komunikasi antara kami berdua, sedih pasti,dan aku merasa kenapa ga dari dulu aku memberanikan diri untuk dekat denganya dan kenapa disaat kami sudah mulai dekat kita dipisahkan lagi. Karena memang aku menyayanginya akupun akan menunggunya kembali dan ada kata” pada pesan singkatnya sebelummiya berangkat yang membuat saya kuat “ JIKA KAMU MAU NUNGGU AKU 7-8 BULAN KEDEPAN KAMU SIAP MENJADI PACAR SEORANG POL*S* ? KALO IYAA AKU BAKALAN CRI KAMU KOK NANTINYA” itu kata” yang membuat akumkuat menjalani hari- hari aku karena aku yakin dia akan mencari aku.
Dua bulan pun berlalu tepatnya tanggal 3 agustus 2013, aku sedang mengantarkan temanku berbelanja di sebuah tempat beberbelanja di kota bekasi, pada saat itu aku mendapatkan sebuah sms yang berisi “ ini wulan bukan ? dengan nomer baru yang akupun tak tau pemilikinya siapa.
iyaa ini wulan, maaf ini siapa ?, ini gue andr*. Maaf aku baru bias ngehubunginkamu sekarang kemarin sedang masa dasbhara jadi hp aku titipin ke pengasuh aku. Dan  disitu aku bahagia sekali dan tanpa aku sadari aku meneteskan air mata, ya air mata kebahagiaan setelah 2 bulan aku lost contact denganya..aku menangis tanpa mempedulikan keadaan disekitarku… dan diapun meneleponku.. dan kamipun berbincang-bincang melepaskan kerinduan yang kami rasakan…
Setelah itu akupun itens berkomunikasi dengannya bali – bekasi jarak yang cukup jauh.. dan seminggu sebelum lebaran aku mendapatkan kabar iyaa akan libur dan pulang kerumah, teteapi saying iya tak kembali kebekasi iyaa pergi kerumah neneknya di jawa timur. Aku sangat sedih sekali karena aku ingin sekali bertemu dengannya, melihat keadaanya secara langsung tidak hanya mendengarnya melalui telepon seluler.
Hari berganti hari bulan berganti bulan kita lalui semuanya seperti biasa berkomunikasi walau dengan waktu yang terbatas karena memang dia sedang menempuh pendidikan perbedaan jam pun tak menjadi halangan, aku selalu menunggu dia memberikan kabar kepdaku, jam 19.00 WITA aku baru dapat berkomunikasi denganya itu pun hanya sejam saja karena dia akan melakukan apel malam. Selanjutnya pukul 9.00 WIB aku baru bias berkomunikasi dengannya, aku selalu menunggu dia mengabariku walaupun aku saat mengantuk sekali, tapi demi dia aku mengesampingkan rasakantuku itu. Aku ingin selalu ada untuknya, menghilangkan rasa lelahnya dan bosanya saat menjalani pendidikan juga aku ingin menjadi tempatnya un tuk berbagi walaupun aku tau aku berada jauh dengannya. Aku bahagia aku sangat bahagia walau aku berada jauh darimu…. Aku merasakan perasaan yang berbeda denganmu perasaan yang tak pernah aku rasakan dengan yang lain.
Setiap sabtu malam aku selalu meneleponnya , aku ingin mendengar suaranya suara yang aku sangat rindukan beberapa bulan ini, dan ada sebuah lagu yang tak pernah aku lupakan hingga saat ini yaitu lagu Dewa 19- Kangen, itu lagu yang dia nyanyikan untuku.
Hubungan kami berjalan baik- baik saja hingga akhirnya dia selesai menjalankan pendidikan selama 7 bulan, aku merasa bahagia akhirnya aku akan dapat bertemu denganya dan tidak harus berjauh2an seperti sekarang ini. Dan aku berharap semuanya akan terbalas dengan kebahagiaan.
setelah selesai pelantika ia kembali ke Jakarta dan mendapatkan libur selama 2 minggu, tapi setelah dia kembali dia tak menemuiku,,, dia mengatakan dirinya sibuk, mencari peralatan- peralatan yang dibutuhkan untuk pekerjaanya mempersiapkan sepatu baju dan sebagainya. Dengan rasa kecewa dan sedih aku mengerti apa yang dia bilang dan mencoba untuk mengalah..
untuk mempersiapkan pertemuan dengannya, aku ingin berpenampilan terbaik aku bukan wanita yang terbiasa memakai alat make up, bahkan untuk kuliahpun aku jarang memakan bedak, demi nbertemu denganya aku membeli bedak, lipstick, minyak wangi, mascara, eyeliner, hanya untuk bertemu dengannya aku sudah mempersiapkannya jauh- jauh hari tanpa dia ketahui.
Tapi seminggu berlalu tak ada tanda- tanda iya akan menemuiku, teman kuliahku berpesan untu mengajaknya datang kekampus mungkin teman- temanku rindu terhadap kehadiranya. Akupun mengatakanya akan tetapi iya tak memberikan tanggapan yang pasti akan datang kekampusku.
Hari esoknya tepat tanggal 7 januari 2014
Seperti biasa aku tak yakin dia akan menemuiku, akupun berpenampilan ala kadarnya memakai baju berwarna merah marun, kerudung coklat, celana levis hitam dan sepatu sandal berwarna biru tanpa memakai bedak sedikitpun. Saat itu aku sedang berlatih tari dengan teman- temanku. Tiba- tiba hpku berbunyi dan terdapat sms berkata “ yang aku di depan lab sekarang. Kamu dimana ? “        
Saat itu aku tak dapat berkata apa” bahagia sekali, orang yang berbulan” aku tunggu kedatangannya akhirnya datang menemuiku, disitu aku kembali meneteskan air mata, aku malu sekali untuk bertemu dengannya. Dan aku menyesal kenapa aku berpenampilan seperti ini apa yang aku persiapkan semuanya gagal total aku tak bias memberikan penampilan yang terbaik terhadapnya.
Akupun menemuinya ditemani oleh sahabatku, hatiku berdegup kencang, perasaan takut, bahagia, malu, gugup semuanya campur aduk kesanya hatiku ini ingin copot dibuatnya. Aku pun duduk di depan lab dan mengirimkan pesan kepadanya “ aku sudah sampai ni” dan akupun melihat sosok itu keluar dari lapangan uniprenur sosok yang sudah lama tak aku lihat, denganmenggunakan jaket berwarna krem bertuliskan jagaditha, celana jeans panjang berwarna biru tua, diapun datang menghapiriku kamipun bersalaman dan mengobrol bersama….                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 BERSAMBUNG…..                                                                                                                                                                                                                            

Senin, 04 November 2013

November :')



  alhamdulillah yah ternyata udah hampir 5 bulan gue nungguin dia ga berasa yaa :')  perasaan baru aja kemarin bulan juni eh udah november aja sekarang :') dan  besok udah bulan DESEMBER  jadi makin ga sabar. Desember adalah bulan yang paling gue  dan dia tunggu - tunggu :D ya jelas pada bulan itu si dia bakalan dilantik jadi " Pak Polisi" dan bakalan balik lagi deh ke bekasi walaupun nantinya bakalan di tugasin di PMJ. dan bagi gue sendiri bulan desember itu bulan dimana gue bisa ketemu dia *maklum kalo diitung" udah hampir 8 bulan ga ketemu gara- gara si dia lagi pendidikan di bali :'( Bali men jauh kan ya ? ckckkc. dan desember juga adalah waktu dimana gue bisa meluapkan segala keluh kesah yang gue rasaan selama beberapa bulan terakhir ini.
    mungkin banyak orang yang bilang " kok kuat si ? lu LDRan kan ? gimana komunikasi ? lancar ? " .gimana temen" gue ga bilang gitu komunikasi jarang - jarang you know lah dia pasti sibuk banget disana.. ibarat kata mah komunikasi walau cuma  5 menit itu sangat berarti banget deh buat kita. mungkin banyak orang yang masih mempermasalahkan jarak. tapi menurut gue jarak bukanlah permasalahan dalam sebuah hubungan, gue  sangat bersyukur dengan adanya jarak, karena jarak yang buat gue mengerti dimana pentingnya rasa "kepercayaan" dan dengan adanya jarak kita diajarkan untuk bersikap dewasa dimana untuk mencintai dan menyayangi seseorang tidak harus bedekatan.
 Sayang lihat aku, aku masih disini setia menunggu mu :*


Rabu, 31 Oktober 2012

Harus Terpisah

Sendiri sendiri ku diam, diam dan merenung
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

Bayangkan bayangkan ku hilang, hilang tak kembali
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti
Berarti untukku rindukan

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Kini harusnya kita coba saling melupakan
Lupakan kita pernah bersama

Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

Kamis, 18 Oktober 2012

Teman atau Sahabat

         Teman atau Sahabat, mungkin kita sudah ga asing lagi dengan pokok pembahasan ini. karena setiap manusia pasti memiliki teman dan sahabat, dari SD, SMP, SMA, PT dll,  bener kan ? :)

Teman dan sahabat memiliki arti yang berbeda, kita pasti memiliki banyak teman tapi belum tentu kita memiliki sahabat :)
sahabat adalah seseorang teman yang ada untuk kita baik dalam keadaan susah mau pun senang :) dia tidak mempedulikan keadaan kita karena dia menganggap bahwa anda bagian dari kehidupnya.
Berbanggalah buat kalian yang memiliki sahabat, jagalah persahabatan kalian :)